Hasil pencarian Anda

Cara Menjual Rumah Agar Cepat Laku Dengan Harga Tinggi

Ada pertanyaan yang masuk via email menanyakan hal tentang “Cara Menjual Rumah Agar Cepat Laku Dengan Harga Tinggi“. Mungkin anda juga mempunyai pertanyaan yang sama dan ingin segera menemukan solusinya, betul?

Cara Menjual Rumah Agar Cepat Laku Dengan Harga Tinggi

Rumah merupakan aset penting, yang setiap tahunnya harganya tidak pernah turun. Oleh karena itu banyak dari Anda yang ingin menjual rumah dengan harga tinggi alasannya bermacam-macam misalnya Butuh dana karena keluarga sedang sakit, butuh dana untuk melunasi hutang, atau memang untuk keuntungan bisnis jual beli rumah.
Apapun Alasan Anda, pastinya menginginkan rumah tersebut cepat laku syukur-syukur di beli dengan harga tinggi, betul? Saya bukan pengajar atau guru yang akan mengajari Anda disini, namun saya akan share pengalaman dari beberapa teman-teman saya yang sudah berkecimpung di bisnis jual beli rumah bertahun-tahun dan saya rangkum menjadi sebuah artikel.
Setidaknya dengan melakukan cara di bawah ini, saya harapkan rumah yang Anda jual dapat cepat terjual dengan harga tinggi.

1. Jasa Agen Jual Rumah

Melalui Agen Jual Rumah maka kita tidak perlu repot-repot untuk menaksir harga rumah. Serahkan saja urusan ini kepada agen jual rumah atau di sebut juga agen properti. Bagi yang sudah berpengalaman menggunakan jasa agen properti tahu seluk beluknya bagaimana cara memilih agen properti yang handal.
Bagi Anda yang belum pernah sama sekali menggunakan jasa agen properti, tentunya harus punya tips dan trik khusus agar Anda tidak salah dalam memilih agen properti, berikut :
1.1 Siapkan Interview
Tanyakan pertanyaan spesifik yang bisa mencari tahu pengalaman dan sejarah penjualan mereka, cari tahu media apa saja yang mereka gunakan untuk promosi, dll. Saat melakukan pertemuan usahakan seperti interview pekerjaan. Undanglah beberapa agen properti, jangan di lakukan di satu tempat lalu setelah mendapatkan hasilnya Anda lanjutkan tips berikutnya.
1.2 Profil Agen Properti
Cara cukup mudah, tanyakan saja akun facebook, twitter, linkend atau website. Anda bisa mendapatkan gambaran tentang agen properti tersebut. Bagaimana bila dia tidak punya, Anda bisa tanya tetannga sekitar, teman-temannya atau yang lain pokoknya Anda harus tahu profil Agen properti yang akan gunakan jasanya.
1.3 Reputasi Agen
Apa saja penghargaan yang pernah Agen rumah tersebut dapatkan, prestasi paling cepat dalam menjual rumah (1minggu, 1 bulankah). Untuk agen yang sudah besar pasti memiliki website dimana mereka memuat alamat kantor, agen-agen yang berprestasi hal tersebut bisa di gunakan untuk acuan Anda.
1.4 Minta Referensi
Hal ini penting karena bisa menambah kepercayaan Anda saat bekerja sama. Anda bisa menghubungi klien yang pernah mereka bantu dan tanyakan Apakah agen tersebut bekerja dengan baik? Apa teknik pemasarannya efektif dan tepat sasaran? Berapa lama rumah Anda terjual saat di tangani? mungkin pertanyaan terakhir apakah mereka akan menggunakan agen yang sama saat mereka butuh jasanya?
1.5 Pilih Yang Sudah Berpengalaman
Tua belum tentu banyak pengalamannya dalam jual beli rumah atau bahkan sebaliknya. Agen properti yang ideal harus memiliki catatan yang terbukti untuk menjual properti di area lokasi tersebut, kondisi lingkungan dan bahkan kebijakan pemerintah yang ada di wilayah tersebut harus tahu. Karena akan mempengaruhi penjualan rumah Anda, karena mereka mempunyai pengetahuan dan pengalaman tentang pasar lokal lebih baik hal ini bisa sangat menguntungkan bagi Anda.

2. Foto Rumah Harus Menarik

Trik ini di gunakan saat Anda menjual rumah menggunakan media internet/online, salah satu metode promosi yang sangat bagus dan sudah banyak digunakan oleh agen properti di indonesia. Namun perlu Anda ketahui saat Anda mengiklankan rumah di internet hendaknya Anda mempunyai gambar/foto rumah yang mampu menarik perhatian untuk para pembeli. Kwalitas foto harus bagus dan beresolusi tinggi.

Apabila Anda foto/gambar rumah Anda tidak jelas dapat di pastikan minat pembeli menjadi berkurang, oleh karena itu Anda harus lakukan hal ini saat mengambil foto rumah agar terlihat bagus dengan tujuan agar cepat terjual

2.1 Kamera Harus beresolusi Tinggi
Gunakan kamera yang memadai layaknya fotografer, bila Anda tidak punya boleh pinjam ke tetangga atau kalau memang tidak ada Anda harus menggunakan kamera ponsel yang resolusi gambarnya tinggi. Jaman sekarang untuk menemukan kamera handphone berkamera beresolusi tinggi cukup mudah

2.2 Ruangan Bersih
Pastikan saat memotret kondisi ruangan bersih, dan dapat mewakili secara keseluruhan. Anda tidak di larang berkonsultasi dengan desainer interior mengenai penataan ruangan rumah Anda.

2.3 Focal Point
Anda tidak perlu memotret keselurahan ruangan rumah. Cukup ciptakan foto yang memang dapat menarik bagi para calon pembeli. langkah awal adalah poto segala ruangan setelah itu riview bersama agen kira-kira mana yang cocok untuk di pajang saat di iklankan.

2.4 Cahaya Ruangan Cukup
Cahaya yang cukup akan berpengaruh terhadap hasil jepretan Anda, Bila Anda memang memerlukan lampu kenapa tidak. Setiap area pasti hasil jepretan akan bervarasi tergantung ruangan yang hendak Anda foto dan dari sudut mana cahaya tersebut menyinari ruangan. Jika mengambil foto diluar jangan waktu siang hari yang terik karena hasilnya tidak maksimal.

2.5 Edit Foto
Saat edit foto saya sarankan hanya sebatas warna dan pencahayaan saja. Untuk software edit foto Anda bisa mendownload di internet. Gambar/foto adalah hal pertama kali yang di lihat oleh calon konsumen dan bisa membuat perubahan dari yang sebelumnya tidak tertarik menjadi tertarik untuk menghubungi Anda atau sebaliknya.
BACA JUGA:  RUMAH DIJUAL

Cara Menjual Rumah Agar Cepat Laku Dengan Harga Tinggi

Cara Menjual Rumah Agar Cepat Laku Dengan Harga Tinggi

3. Harga Harus Sesuai

Anda pasang harga terlalu tinggi saya pastikan akan sangat lama laku bahkan tidak laku sama sekali karena tidak sesuai dengan kondisi rumah. Oleh karena Anda harus menentukan harga jual rumah yang sesuai dengan kelengkapan rumah, kelengkapan fasilitas di sekitar rumah dan lingkungan dll.

Kalau Anda masih bingung Anda boleh menggunakan teman Anda yang bekerja di bank untuk menaksir harga rumah Anda. Saya akan sedikit bocorkan tentang cara menaksir harga rumah bisa Anda ikuti dan terapkan :

3.1 Menghitung berdasarkan nilai pasar
Cara paling umum dan paling sering di gunakan untuk menaksir harga rumah adalah dengan cara menghitung berdasarkan nilai pasar. Adapun rumus sederhana yang selalu di gunakan adalah seperti dituliskan berikut ini.

Nilai Pasar = Harga Tanah + Nilai Bangunan serta Sarana Pelangkap

Dengan melihat rumus di atas tentu anda sudah bisa dengan mudah untuk menghitung sendiri pada rumah yang akan anda taksir harganya. Untuk mendapatkan berapa harga tanah per meternya di lokasi rumah anda, maka anda bisa melakukan survei dengan menanyakan langsung ke beberapa tetangga yang berdekatan di lokasi rumah yang akan anda taksir tersebut.

Jika anda sudah menemukan harga pasaran tanah di lokasi tersebut, selanjutnya anda tinggal menghitung sendiri berapa meter tanah dari rumah yang anda taksir tersebut dan kalikan dengan harga tanah yang sudah anda dapatkan sebelumnya.

Sebagai contoh jika luas tanah rumah anda adalah 85 meter persegi dan harga tanah di lokasi tersebut sama dengan 4 juta untuk per meternya, maka harga tanah anda sama dengan 85m x 4 jt = 340 jt.

Selanjutnya untuk mendaaptkan nilai bangunan, anda bisa menanyakan kontraktor atau depelover perumahan agar hasilnya lebih akurat. Untuk menghitung nilai bangunan biasanya akan dihitung berdasarkan harga rata-rata.

Sebagai contoh jika luas bangunan anda sama dengan 65 meter persegi dan nilai rata-rata bangunan rumah tersebut sama dengan 2 juta permeternya, maka untuk mendapatkan totalnya anda tinggal menghitung luas bangunan di kali harga nilai bangaunan tersebut yaitu 65m x 2 jt= 130 jt.

Selanjutnya untuk mendapatkan nilai dari sarana pelengkap tentu saja ini sangat tergantung dari apa saja fasilitas yang ada pada rumah tersebut seperti tersedianya sofa istimewa, elektronik set, sambungan telepon, dan lain sebagainya.

Dan untuk mendapatkan nilainya anda tinggal menghitung sendiri barang-barang tesebut sesuai dengan kondisi dan harga pasaran. Sebagai contoh nilai total sarana pelengkap setelah di taksir sama dengan 50 juta.

Nah, jika nilai ketiga variable di atas sudah di dapat maka anda tinggal menjumlahkan untuk mendapatkan total, seperti berikut ini.

Nilai Pasar: 340jt + 130 jt + 50 jt = 520 juta

Jika sudah maka andapun sudah berhasil menaksir harga sebuah rumah seperti contoh diatas yang berhasil ditaksir seharga Rp 520 juta.

3.2 Menaksir dengan membuat perbandingan harga pasar
Selanjutnya untuk mendapatkan kisaran harga rumah, maka anda bisa membandingkan harga rumah yang akan anda taksir dengan rumah yang mempunyai tipe yang hampir sama di lokasi tersebut.

Untuk melakukan perbandingan harga pasar, anda bisa menanyakan langsung pada rumah yang berdekatan dengan rumah yang anda taksir tersebut, dan untuk perbandingan sebaiknya lakukan perbandingan pada beberapa rumah untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.

3.3 Hitung berdasarkan NJOP rumah

Cara berikutnya untuk menaksir harga dari sebuah rumah, maka anda bisa saja langsung melihat NJOP dari rumah tersebut. Disana akan di cantumkan berapa meter luas tanah bangunan anda, dan berapa harga permeter dari rumah tersebut.

Namun nilai yang di dapat dari NJOP seringkali tidak sesuai dengan harga pasar yang berlaku. NJOP biasanya akan seringkali mempunyai harga yang jauh di bawah harga pasar sebenarnya, sehingga sangat tidak relevan untuk menjadikannya sebagai parameter.

3.4 Menghitung dengan bantuan appraiser

Selanjutnya untuk menaksir harga sebuah rumah bekas adalah dengan cara appraisal. Appraisal bisa saja anda lakukan sendiri, namun jika kurang paham anda juga bisa menghubungi appraisal professional seperti orang appraisal dari pihak bank.

Jika anda memanggil orang seperti pihak bank atau orang yang anda kenal mempunyai pengalaman baik menilai harga rumah, maka biasanya anda akan membayar orang tersebut. Harga yang harus anda bayar sangat relatif, namun untuk satu kali appraisal biasanya cukup murah yaitu hanya membayar 300 ribu atau 500 ribu dan sebagainya.

Hasil dari bantuan appraisal professional dan berpengalaman seperti di sebutkan di atas bisanya cukup akurat dan sering kali lebih baik dari cara yang di sebutkan di atas.

4. Jujur Kondisi Rumah

Siapa yang suka di bohongi, Anda? Kalau Anda tidak suka apalagi calon pembeli. Berterus teranglah Anda tidak akan rugi, jelaskan sejelas-jelasnya kondisi rumah Anda. Hal ini bertujuan agar calon pembeli tidak kecewa di kemudian hari. Banyak dari klien yang menjual rumahnya terjual cepat dan ngomong apa adanya tentang kondisi rumahnya atau kondisi keuangannya.
Anda boleh jelaskan dari yang paling buruknya terlebih dahulu misalnya “rumah ini bocor bagian dapur, lantainya bagian kamar tengah menggelembung, Anda bisa memberi alasan belum sempat diperbaiki karena belum punya dana atau tukangnya sibuk. Anda sudah jelaskan bagian kabar buruknya, namun Anda juga harus jelaskan sisi positif rumah tinggal Anda misalnya Tempatnya jauh dari kebisingan, dekat dengan pasar, dekat rumah sakit dsb. Sekarang coba Anda mulai pikirkan hal positif tentang rumah Anda agar bisa mendongkrak harga jualnya. Ituh…

5. Jangan Menjual Saat Musim Hujan

Alasan mengapa jangan menjual rumah saat musim hujan karena akan kurang maksimal. Selain itu bila rumah Anda sebelumnya memang Anda cat dengan yang baru, pastinya akan mudah luntur. Sehingga membuat calon pembeli kurang berminat bahkan kecewa.

6. Renovasi

Lakukankanlah renovasi sebelum Anda menjual rumah, cukup dengan renovasi ringan saja sehingga tidak mengeluarkan biaya yang banyak. Hal yang perlu dilakukan adalah cukup dengan membersihkan rumah, merapikan rumah dan melakukan pengecatan ulang pada dinding rumah, sehingga rumah terlihat menarik, bersih dan siap untuk ditempati. Karena rata-rata pembeli menginginkan rumah yang sudah siap pakai dan tidak mau repot-repot merenovasi.

7. Jual Offline

Menjual rumah secara offline adalah menawarkan rumah secara langsung ntah itu menggunakan sebuah media/sarana atau face to face (bertemu langsung). Jenis-jenis media Offline yang beberapa sering saya gunakan untuk menjual rumah, pengin tahu apa saja. Yuk simak :
➤ SMS Blast
➤ Broadcast Message
➤ Flyer
➤ Katalog
➤ Spanduk
➤ Billboard
➤ Baligho
➤ Poster
➤ X-Banner
➤ Stiker
➤ Mobile Branding
➤ Iklan TV
➤ Iklan Radio
➤ Koran
➤ Majalah
➤ Talks Show
➤ Liputan TV
➤ dll

8. Jual Online

Di nomor 7 Anda sudah mengetahui media promosi secara offline sekarang saya akan mengajak Anda untuk  menjual rumah menggunakan media Online apa saja medianya :
➤ Facebook
➤ Twitter
➤ Blog/Website
➤ Youtube
➤ Iklan Baris Online Gratis/Berbayar
➤ Linkend
➤ Instragram
➤ dll

Apa yang saya sebutkan di atas adalah sarana yang saya dan teman-teman gunakan saat menjual rumah. Cepat atau Tidak rumah tersebut di jual bukan urusan Saya ataupun Anda. Namun urusan yang diatas yaitu ALLAH SWT. Apapun alasan Anda menjual rumah tersebut, berapapun harganya. Bila ALLAH belum menghendaki terjual maka kita bisa berbuat apa?Namun ALLAH tidak tidur, siapa saja yang berusaha 2 kali lebih keras pasti akan dapat hasilnya. Begitupun saat menjual rumah Anda sering promosi secara online ataupun offline cepat atau lambat

pasti ada yang membeli rumah Anda.

Sekian share saya kali ini, jangan lupa berdoa “Ya ALLAH  Saya Butuh…Cepat Lakukan Rumah Saya” dengan bahasa sendiri. Artikel ini boleh di share kok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Bandingkan Daftar